e-yang

Eyang kung n uti..semoga kalian sehat slalu, betah n bahagia di sini..kumpul sm anak n cucu, aamiin...

Eyang kung n uti..semoga kalian sehat slalu, betah n bahagia di sini..kumpul sm anak n cucu, aamiin…


Melihat wajah lelah mereka ingin rasanya mengatakan pd mereka, “sudahlah pak, bu inilah waktu kalian untuk istirahat menikmati setiap waktu kalian, menikmati hasil kerja keras kalian bukannya memikirkan kami, anak2 kalian yg belum mampu membahagiakan kalian, belum mampu membalas kebaikan kalian”. Bapak n ibu adalah sosok sederhana, ga pernah neko2, pekerja keras demi membahagiakan anak2 mereka. Seandainya mereka mau, mereka pasti bisa membeli apa pun yg mereka inginkan..bersenang2 dengan apa yg mereka miliki sekarang tapi mereka lebih memilih untuk mengubur semua itu demi anak2nya. Rumah bpk n ibu adalah rumah tua yg sejak dibangun tahun 1979 sampai sekarang belum pernah di renovasi, perabotnya pun perabot lama dan letaknya hampir tidak pernah berubah karena memang jarang sekali mereka membeli perabot baru kl tidak benar2 butuh bukan karena tidak mampu lagi2 mereka lebih memilih untuk menabung uangnya untuk membeli sepetak sawah. Bapak adalah pensiunan PNS dan ibu adalah ibu rumah tangga, tapi mereka berdua tdk pernah meninggalkan bertani sampai sekarang ini meskipun sekarang ini mereka tinggal mengawasi pekerja yg menggarap lahan mereka. Karena dari situlah mereka dapat membiayai kami anak2nya, menyekolahkan kami ketiga anaknya hingga perguruan tinggi, menabung untuk membeli lahan baru. Aq masih ingat betapa senangnya kl disuruh mengirim makanan untuk pekerja di sawah, ikut makan dengan alas daun pisang…dan lelahnya ketika musim panen tiba, apalagi ketika hujan tiba2 datang saat menjemur padi hasil panen…
Sudah 1,5 bulan ini bapak n ibu tinggal di rumah kami menemaniku n anak2 pasca aq melahirkan akhir September kemarin. Senang rasanya bisa melihat mereka tiap hari di rumah, melihat mereka tertawa terhibur oleh tingkah lucu cucu2nya. Biasanya mereka di rumah hanya berdua, 2 kakakku tinggal di Bali n aq di Surabaya. Rumah sebesar itu hanya mereka tinggali berdua saja, rumah yg ramai hanya ketika lebaran tiba…sudah sering ibu menawarkan untuk membawa salah satu cucunya untuk tinggal bersama mereka, bukannya tidak percaya meninggalkan anak2 bersama eyangnya kami cuma tidak ingin merepotkan kalian. Sudah cukup kalian merawat kami dulu, kami tidak akan merepotkan dan menambah beban kalian dengan merawat anak2 kami.
Hari ini bapak n ibu pamit mau pulang, karena sudah lama juga mereka meninggalkan rumah. Mendengar suara ibu yg parau menahan tangis ketika pamit karena ga tega ninggal cucu2nya, mendengar suara bapak yg gelisah kepikiran gimana nanti cucunya kl aq dah mulai kerja. Yang ada air mata tiba2 aja keluar…hidup adalah pilihan dan inilah pilihan yg harus kami perjuangkan seperti kalian dulu berjuang demi kami, anak2 kalian.
Sudah 3 tahunan ini di rumah ga ada ART, dulu masih ada suami kami bisa bagi2 tugas tapi sejak 2 tahun terakhir ini suami harus kerja jauh, semua terpaksa aq handle sendiri dan kadang dibantu bapak mertua untuk urusan nganter n jemput anak2 sekolah *nasib ga bisa bawa kendaraan sendiri jadinya ngerepoti orang lain*. Selama ini sih semua aman terkendali, ngurus 2 anak cew ternyata tidak sesulit yg dibayangkan sampai akhirnya emang kerasa beratnya waktu aq hamil anak ke 3. Maunya sih semua dikerjain sendiri tapi ternyata tenaganya ga mampu, dan terpaksa urusan cuci setrika dikirim ke laundry saja…entah gimana nanti kalo aq dah mulai masuk kerja dan harus mengurus 3 anak, bukan masalah capeknya… yg aq takutkan justru aq tdk mampu membagi perhatian untuk mereka smua. Karena yg 1 masih bayi otomatis butuh lebih banyak perhatian, daripada 2 kakaknya yg dah mulai mandiri. Aq takut mereka menganggap bundanya ini ga adil, meskipun adil memang tidak harus sama tapi mana mereka paham.. mereka taunya mereka mau diperhatikan kapanpun mereka butuh. Kl Keysha sih sudah mulai ngerti tapi Alea sekarang jadinya tambah sering cari2 perhatian. Sudah sering dikasih pengertian sih tapi ya gitu tetep aja ntar diulangi lagi. Kemarin masih ada eyang nya aja sering rewel n bikin bundanya hilang kesabaran, gimana ini nanti setelah eyangnya pulang. Mau restock sabar sebanyak2nya, sering keabisan soalnya…
Eyang kung, uti…kami dengan senang hati lho kl eyang mau tinggal di sini nemeni cucu2nya, biar bundanya ini masih bisa berpikir jernih dan ga ngomel terus kl stok sabar dah menipis… *katanya ga mau ngrepoti tapi kok…..???*

Iklan

4 pemikiran pada “e-yang

  1. lho ibu plg mbak???sedihnya yaaaaaa 😦 nanti klo bedak dinginq abis gmn #gasopan
    smoga si ayah dimudahkan jalannya untuk kembali kumpul ya mbak.amiiinnnnn
    nanti tak belikan sabar di matahari ya mbak,ojo nyari yg diskon,palsu itu hahahaha

    • Tadinya baju2nya dah diberesin smua msk dlm tas, gara2 acara mewek bersama…akhirnya itu tas ditinggal, katanya mau ke surabaya lagi minggu depan..mau nemeni cucunya lagi, alhamdulillah… *sujud syukur* semoga sih msh mau di sini paling ga sebulan lg lah, soalnya takutnya pertama masuk kerjaan bnyk ga bs plng teng go malah pikiran ga karuan mikir anak2 d rmh… nunggu produksi lg y bedak dinginnya, soalnya punyaku jg mau abis.. 🙂
      aamiin..makasi doanya. Aq mau beli di itc aja sabarnya qon soalnya mau kulakan yg bnyk, kl d itc kan beli bnyk bs lbh murah harganya..ha..ha..

      • lho dirimu emange masuk kpn mbak?ojo masuk sek smp keadaan stabil,enak g melok ngelu,y apa bgs ga ideku?hahahaha
        oiya bener klo di itc beli byk lbh murah,aq iso titip 😀

      • Awal desember qon…dah lumayan wildan dah umur 2blnan..ini brsan mbk nia dr sini sm d ttpi kanjeng mami. Gr2 dia abis ditanyain kanjeng mami aq dah lairan apa blm…n ujung2nya dia nanya trs ira msknya kapan..? Wkwkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s